Tentang Berbagi dan Konsep Kepemilikan

Ngadepin anak yang ga mau berbagi itu emang bikin keki banget ya neik. Ada kalanya kalo misal lagi ngumpul, macam lagi playdate atau kumpul keluarga besar. Trus tau-tau anak kita ‘berantem’ sama anak lainnya karena rebutan mainan itu rasanya …… *kunyah lego*. Sebenernya ga salah-salah amat sih kalo anak ga mau berbagi. Berbagi apapun lah bukan cuma mainan, bisa makanan dll.

sibling-rivalry1-e1416803279814

Dari sharing-sharing yang pernah gue ikutin, sebenernya sebelum mengajarkan anak untuk berbagi kita terlebih dulu harus mengajarkan anak tentang konsep kepemilikan. Menurut bu Elly Risman, sampai umur 5 tahun anak belum bisa bermain bersama tetapi hanya bisa bermain bersama-sama. Bedanya, bermain bersama ini ada interaksi antar anak ada pembagian peran dll. Sedangkan bermain bersama-sama adalah bermain dengan mainannya sendiri dalam waktu yang bersamaan. Jadi wajar saja di bawah umur lima tahun anak sulit untuk berbagi apalagi mainan.

Nah kenapa penting mengajarkan konsep kepemilikan? Karena ternyata belajar berbagi terlalu dini juga ada impact nya. Jika anak dipaksa berbagi sedangkan dia tidak tulus berbagi, ke depannya dia bisa menjadi anak yang selalu mengalah, kurang ambisi, merasa haknya dirampas dll.  Padahal kita sendiri juga tau kan, kalo ga semua yang ada di hidup kita itu bisa dibagi? Jadi sebelum anak diajarkan berbagi dia harus tau yang dibagi ini sebenarnnya milik siapa? Apa hak atas atas barang tsb? Siapa yang harusnya kasih ijin minjemin dsb. Dengan mengajarkan konsep kepemilikan anak lebih paham, ini punyaku, ini punya Ibu, ini punya temenku dll.

Gue pribadi ga pernah memaksa Rey berbagi kalau dia tidak mau berbagi. Misal lagi playdate dan ada yang mau pinjam mainan Rey, kemudian Rey menolak (biasanya mainannya diumpetin di punggung eeer), gue akan tegas juga untuk kasi tau anak atau orang tuanya ‘maaf  yah Rey lagi pengen main pesawat itu, kamu main yang lain aja yah’. Takut dibilang pelit? Ya terserah juga sih, gue hanya berusaha berpihak pada Rey kalo itu memang mainan dia dan hak dia untuk meminjamkan atau tidak. Sebaliknya kalo kejadian dia ngerebut mainan anak lain dan anak itu tidak mau berbagi gue juga akan kasi tau Rey ‘itu kan punya kaka, kakanya ga mau pinjemin. Rey main yang lain aja ga usah nangis kan Rey pintar’.

Trus ga diajari berbagi dong? ga juga. Setiap kesempatan main ramean gitu gue selalu soundingRey harus berbagi, kan mainan Rey banyak …. seneng kan kalo main sama-sama’. Tapi tetep ga memaksa dia berbagi kalo dia ga mau. Contoh kalo lagi main sama sepupunya Ken mereka pasti sampe berantem rebutan, tapi lama-lama Rey mau dengan sendirinya kasih mobilnya ke Ken tanpa harus diminta-minta berbagi. Contoh lain kalau misal lagi main di rumah temen biasanya kan anak suka pegang mainan dan pas pulang ga mau dibalikinNah kalo lagi begini butuh juga di-sounding berkali-kali ‘Ini punya Kaka yah, Rey pinjem nanti kalo sudah selesai kita kembalikan’   terbukti sih ngurangi drama balikin mainan.

Tidak harus case pas sama orang lain sih, konsep kepemilikan ini juga harus diajari di dalam keluarga. Misal Rey mau pinjam handphone buat nonton youtube, gue akan mention kalo itu bukan punya Rey ‘Ini handphone Ibu ya, Rey boleh pinjam buat nonton youtube tapi nanti dikembalikan lagi ke Ibu ya’. Jadi di lain kesempatan dia tau konsep meminjam barang ke orang lain juga. Harus tau kalo meminjam barang orang lain ijin dulu dan hatus dikembalikan.

Jadi kalo masih ada anak-anak apalagi under 5 tahun ga mau berbagi, jangan langsung di-judge pelit yah. Dia hanya mempertahankan apa yang memang miliknya. Manusia itu sudah memiliki survival insting dari bayik🙂 .

2 thoughts on “Tentang Berbagi dan Konsep Kepemilikan

  1. Arman says:

    iya tergantung sikon emang. kalo emang mainannya cuma satu dan milik sendiri, ya gak harus dipaksakan untuk berbagi.

    tapi kalo mainannya banyak, apalagi kalo itu mainan milik umum (misalnya di playground) ya sebaiknya emang berbagi dan belajar main gantian ya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s