Putus Asa

Mungkin akhir-akhirnya gue sempet stres banget pas tau kalau gue gagal dapet pekerjaan yang gue impi-impikan dari dulu. Ya! gue adalah orang yang sangat-sangat idealis dari dulu, gue orang yang sangat ambisius dalam segala hal. Setiap apa yang akan gue capai gue pasti berusaha keras buat bisa ngedapetin (ya Rafdi kamu pasti paham banget aku gimana kalo ga diturutin cemberut hehe:p). Ada sih poin positifnya gue tipe orang yang mau berusaha keras mencapai target gue tapi sisi negatifnya gue suka stres dan bener-bener sangat down ketika semuanya ga sesuai tujuan gue ga sesuai target gue. Dan urusan posisi pekerjaan yang gue pengen itu sampe gue tes (hampir tahap akhir) gue berusaha sekeras mungkin, gue belajar lagi apa yang gue dapet dari kuliah, gue lancarin ngomong inggris gue, gue belajar sejarah perusahaan itu dengan tujuan gue bisa lolos tapi……sampe lama ga ada kabar, gue menunggu dan terus menunggu kabar dan…sia-sia.

Gue stres berat gue down dan sempet ga mau nyoba apply perusahaan laen, tapi semua berubah pas gue baca status temen gue di Facebook (thank you Bebo uda ‘menampar’ gue dengan status itu). Kaya gini status dia di Facebook:

Bagi siapapun yg merasa sedih hatinya dan gelisah hidupnya, yuk kita sempet2in baca al qur’an n trjemahan, insyaallah kita temukan jwbnya:

Knp aku diuji? (Q.S Al-Ankabut:2-3), Knp aku tdk mendptkan apa yg aku idam2kan? (Q.S. Al Baqarah:216), Knp ujian seberat ini? (Q.S Al Baqarah:286), Bgmn menyikapi rasa frustasi? (Q.S. Ali Imran:139), Sungguh…aku tak dpt brthn lg!!! (Q.S. Yusuf:87), Bgmn aku hrs menghadapi persoalan hidup? (Q.S. Ali Imran:200), Apa solusinya?(Q.S. Al Baqarah:45-46), Siapa yg kn menolong dan melindungiku? (Q.S. Ali Imran:173), Kpd siapa aku brharap? (Q.S. At-Taubah: 129), Apa blsn/hikmah dr smua ini?(Q.S. At-Taubah:111)

Gue abis sholat juga baca Al Quran tapi bodohnya gue karena suka ga baca terjemahannya juga, akhirnya setelah baca suatus itu gue buka Al Quran dan terjemahannya, gue akan tulis terjemahan dari itu semua diatas.

1. Kenapa aku diuji?

2 Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? 3 Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Q.S Al-Ankabut:2-3).

2. Kenapa aku tidak mendapatkan apa yang aku idam-idamkan?

Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S. Al Baqarah:216).

3. Kenapa ujian seberat ini?

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (Q.S Al Baqarah:286).

4. Bagaimana menyikapi rasa frustasi?

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. (Q.S. Ali Imran:139).

5. Sungguh aku sudah tidak bisa bertahan lagi?

Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.  (Q.S. Yusuf:87).

6. Bagaimana aku harus menghadapi persoalan hidup?

“Wahai orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu (lebih daripada kesabaran musuh, di medan perjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertakwalah kamu kepada Allah, supaya kamu berjaya (mencapai kemenangan).” (Q.S. Ali Imran:200).

7. Apa solusinya?

” Dan mintalah pertolongan ( kepada ) Allah dengan sabar dan sholat. Dan sesungguhhya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang  khusu’ , ( yaitu ) orang-orang yang menyakini , bahwa mereka akan menemui Robb-nya dan bahwa mereka akan kembali kepad-Nya ” ( QS Al Baqarah : 45 -46 ).

8. Siapa yang akan menolong dan melindungiku?

(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: “Sesungguhnya manusia[250] telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. (Q.S. Ali Imran:173).

9. Kepada siapa aku berharap?

Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung. (Q.S. At-Taubah: 129).

10. Apa balasan atau hikmah dari semua ini?

111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.
112. Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat [*], yang ruku’, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat Munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu. (Q.S. At-Taubah:111).

Setelah baca semua tadi gue bener-bener merasa ‘tertampar’ gimana gue ga sabar gimana gue ga ikhlas gimana gue selalu menentukan pilihan gue padahal gue tau semua ga akan terjadi tanpa kehendakNYA. Yakinlah Allah punya rencana yang amat sangat indah buat hidup gue nanti amiiin :’). Yuk berjuang lagi….bismillah….🙂

Love

PINK

4 thoughts on “Putus Asa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s