Akan Menikah (?)

Semenjak status gue bukan mahasiswa lagi alias uda lulus, pertanyaan pertanyaan seputar pernikahan mule gencar dilancarkan orang-orang di sekitar gue. Terutama dari pihak keluarga gue sendiri. Heran deh, dulu pas jaman SMA hampir semua keluarga besar gue mewanti-wanti pokoknya ga boleh pacaran blablabla nanti ga konsentrasi belajar (yah walopun tetep ajaaa gue pacaran tapi ngumpet-ngumpet alias bekstrit :p). Ini sekarang semua gencar nyuruh gue nikah cepet-cepet eee buseeeeeet bentar yah bapak, ibu, mbah kung, mbah uti, om, tante, bude aku tak bernapas dulu yah baru banget megang SKL nih masa harus ngurusin nikah😦.

Emang sih sebenernya pas beberapa bulan lalu gue pulang ke rumah, ibu gue nanya-nanya masalah pacar gue serius sebenrnya ga sama gue. Lha kan bingung, serius sih setau gue serius aja ya kan Rafdi? *siapin parang kalo dia bilang engga*. Setelah ngobrol ini itu sama nyokap, ternyata maksudnya nyokap tuh kira-kira begini

Bukan masalah ibu nyuruh kamu nikah cepet-cepet, tapi ibu ngerasa kalian ga enak aja diliat orang lain. Kemana-mana berdua terus tapi kali ‘bukan siapa siapa’

yang gue tangkep emang nyokap ga suka anaknya berlama-lama pacaran. Gue bilang itu ke Rafdi dan dia ngerti. Beberapa bulan setelah gue bilang gitu, ternyata mamanya dia juga memikirkan hal yang sama. Dari cerita dia, mamanya bilang

Mama juga sebenernya ga suka abang pacaran lama-lama, tapi yah gimana masih banyak juga yang harus disiapin

dalam posisi keluarga dia lagi rempong mau nyiapin acara nikahan kakanya. Sebenernya dari awal pacaran juga kita tau, hubungan ini pengennya berlabuh kemana (kapal  kaleee berlabuh :p) tapi kan semua itu juga ada campur tanganNYA.

Lebaran kemaren gue juga lumayan manyum mulu gara-gara semuanya nanyain kapan gue nikah. Parahnya pas acara syukuran keluarga atas kelulusan gue, mbah kung sama mba uti ngedoainnya ‘yah moga abis ini ryan bisa cepet dapet jodoh’ *keselek sate kambing*. Hal yang paling dikhawatirkan oleh gue dan(tentunya) Rafdi adalah masalah harta. Pastilah ada kekhawatiran ga bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari kalo uda hidup berdua gitu aaaaaaaa gue terus ngebayangin ga bisa begini begitu kalo nikah, ga bisa petakilan ama temen-temen gue, ga bisa seenak jidat pergi kemana-mana dll. Trus gue nemu potongan artikel kece ini

Islam menolak sistem ke-’rahib-an’ karena sistem tersebut bertentangan dengan fitrah kemanusiaan. Sikap itu melawan sunnah dan kodrat Allah Ta’ala yang telah ditetapkan bagi semua mahluknya. Sikap enggan membina rumah tangga karena takut miskin adalah sikap orang jahil (bodoh), karena semua rezeki sudah diatur oleh Allah sejak manusia berada di alam rahim. Manusia tidak bisa menteorikan rezeki yang dikaruniakan Allah, misalnya ia berkata : “Bila saya hidup sendiri gaji saya cukup, tapi bila punya istri tidak cukup ?!”.

Perkataan ini adalah perkataan yang batil dan bertentangan dengan ayat-ayat Allah dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Allah memerintahkan untuk nikah. Seandainya mereka fakir pasti Allah akan membantu dengan memberi rezeki kepadanya. Allah menjanjikan suatu pertolongan kepada orang yang nikah. Firman-Nya: “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An-Nur : 32). (sumber: klik )

Abis ngobrol juga sama temen gue yang uda bertahun-tahun tinggal di pondok pesantren, katanya menikah itu bisa menyempurnakan separuh Islam kita yah siapa yang ga mau gitu heehehehe. Bismillah….semoga Allah memberikan kemudahan jalan kesana, sambil menyiapkan segala sesuatunya ya hati ya pikiran ya semuanya🙂

Bismillah…

Love

PINK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s