Melembutkan Hati

Pagi-pagi udah pengen nangis…..

Sabtu pagi yang cukup dingin untuk kota Bogor, sekita jam 9an gue udah mandi dan siap-siap mau beli makan di warung dekat kosan. Pas lagi antri mau beli tiba-tiba ada kakek yang ummm kira-kira umurnya 60an kali yah, dia bawa golok dan segala macem benda-benda tajam buat dijual. Dengan bahasa sunda dia menawarkan barang dagangannya ke ibu penjual nasi. Si ibu penjual nasi sibuk melayani pembeli dan bilang ‘engga pak’ (dalam bahasa sunda juga).

Tapi kakek tua itu tak kunjung pergi dan tempat itu, dia mengamati semua makanan yang disitu. Dengan muka yang… (ya Allah saya tidak sanggup menjelaskan) gue pikir pasti si kakek ini belum makan dan dengan suhu udara yang sedingin itu pasti laper. Beberapa kali gue pengen menanyakan ‘Kakek mau nasi ini?’ tapi gue urungkan niat karena takut, takut itu tidak sopan, takut itu bisa menyinggung perasaannya. Matanya tidak bisa berbohong kalo dia amat sangat bahagia menatap piring-piring makanan itu satu per satu. Lalu si ibu mengulangi lagi ‘tidak pak’ dan si kakek cuma tersenyum sambil bilang ‘iya ga apa apa’ dia pergi lagi. Gue yang awalnya mau beli makanan ini itu akhirnya langsung pulang ke kosan. Gue sediiiiiiiiiiiiih😦 ternyata ada yang masi sangat sangat tidak beruntung seperti itu. Dan gue merasa sangat bodoh karena gue ga tau gue harus berbuat apa melihat ‘sodara’ gue seperti itu. Kakek…aku berdoa semoga rejeki Allah selalu mampir ke kakek dan keluarga kakek. Mungkin kalo bukan dari tangan aku, semoga dari tangan-tangan orang yang beriman lainnya ya kek.

Betapa beruntungnya aku ya Allah…alhamdulillah… rejeki mampir ke keluarga gue dulu dengan cukup dan berkah. Semoga ke depannya gue bisa ‘memampirkan’ rejeki-rejeki itu ke tangan orang lain yang memang itu rejeki mereka.

Tetaplah berusaha dan bekerja keras kakek penjual golok dan pisau, Allah mendengar doa-doa orang yg berusaha dan tawakal🙂.

Love

PINK

7 thoughts on “Melembutkan Hati

  1. Medria Matt says:

    Amiien :)…
    Semoga sang kakek dan keluarganya diberi keberkahan.
    Padahal usianya sudah 60han tp masih bekerja, subhanallah b^^d…

    Nice note woro, keep writing.

    Cheers,

    Medri

    • woroindriyani says:

      waaaaaaaaaaw ka med mampir kesini dari ostrali sanah hehehe iya kak aku sedih bangeeet liatnya😥
      Allah Maha Melihat dan Mendengar yah kak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s