Alone

Ini yang sedang gue rasaian akhir-akhir ini, gue sering merasa sepi sendiri padahal gue lagi ditengah-tengah keramaian. Di tengah-tengah orang yang yang selalu membuat hari-hari gue ceria. Gue ngga ngerti apa yang terjadi, karena banyak masalahkah atau karena apa? entahlah. Emosi gue juga lagi labil kadang suka marah tiba-tiba, pengen nangis tiba-tiba, sering kali gue dihantui perasaan aneh perasaan takut kehilangan orang-orang yang gue sayang so kamar sama bantal gue udah bosen kali yah liat air mata gue, liat muka gue yang bengep kayak abis ditonjokin.

Kadang gue mikir ini adalah masa remaja kedua, setelah jaman remaja yang pernah gue alami dulu, dimana emosi labil dsb. Masa remaja yang pertama gue alami adalah masa peralihan dari anak-anak menuju remaja dan remaja yang sekarang gue alami dari remaja ke dewasa. Kalo itu bener yang gue alamin gue berharap bisa jadi sosok manusia dewasa yang bukan hanya karena umur tapi karena sikap,pola pikir dan perilaku.

Seseorang baru bisa dapat dikatakan dewasa apabila :

1. Secara materi tidak bergantung pada orang lain dalam arti telah mempunyai mata pencaharian yang benar, dan tujuan hidup yang jelas, yang kelak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan, demi kelangsungan hidupnya.

2. Mampu menyelesaikan masalah sendiri dengan penuh pertimbangan dan kebijakan yang benar yang didalamnya terdapat sikap : Bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan janji-janji, Adil dalam menentukan keputusan ( tidak memihak dan egois ), tidak plin-plan ( ragu-ragu ) dalam penyelesaian masalah, tepat sasaran dalam memberikan pendapat, memberikan saran jika hanya diperlukan saja, serta penekanan-penekanan terhadap sikap-sikap buruk yang ada dalam diri.

3. Mampu membedakan perbuatan yang baik dan yang buruk ( pengalaman telah menjadi pelajaran dalam menyikapi ) maupun perbuatan yang salah maupun yang benar, yang didalamnya mencakup : Tidak bergaul dengan sembarang orang ( tidak bergaul dengan penjahat, pemabuk, penjudi, dll. yang sifatnya buruk ), Membatasi waktu dan menempatkan waktu dengan baik ( tahu waktunya bermain / bergaul, tahu waktunya istirahat, tahu waktunya belajar, tahu waktunya ibadah ).

4. Bisa menjadi teladan bagi yang dibawah usianya : mampu dan berani menasihati adik-adik yang dibawah usianya, serta mampu memberikan contoh-contoh yang baik.

5. Bisa menempatkan diri dalam keluarga dan sewaktu-waktu siap untuk mewakili posisi ayah apabila suatu kebetulan orangtua kita berhalangan hadir dalam suatu pertemuan atau acara.

sumber:yahoo answer

Love

PINK

4 thoughts on “Alone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s