Kebiasaan Merendahkan Bangsa Sendiri

Waktu gue masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) guru-guru gue selalu bilang bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, mempunyai budaya yang beraneka ragam, mempunyai kekayaan yang berlimpah. Saat itu gue bangga banget jadi orang Indonesia. Gue bisa membayangkan negara dimana gue dilahirkan tanah air gue begitu hebat bila disandingkan dengan negara negara lain tsssaaaah mantep😀.

Beranjak remaja dari SD pindah ke SMP, dari SMP ke SMA gue mulai belajar sejarah bangsa Indonesia lebih dari IPS waktu gue SD. Dengan berita politik yang tiap hari ditayangkan di televisi gue mulai melihat bangsa ini dari sudut pandang lain. Tidak sebatas cerita guru SD gue tentang keunggulan bangsa ini, tapi juga kebrobrokan moral bangsa ini.

Gue sekarang udah semester 6 di Ilmu Komputer IPB dan kebetulan gue juga ngambil mata kuliah minor yaitu Negosiasi dan Advokasi Bisnis(negad). Oke oke bukan itu inti cerita gue, dosen negad gue memang sangat membanggakan bisa berbisnis dengan orang orang dari negara lain. Tapi sayang tiap kuliah dilaksanakan dia selalu saja menyinggung keburukan bangsa Indonesia, semua bahasan yang diterangin sama dia selalu saja dikait-kaitkan dengan keburukan Indonesia. Dari cara orang Indonesia yang kurang berani mengambil resiko dalam bisnis, orang Indonesia yang tidak mempunyai komitmen dalam bisnis dll. Pernah ngga  dosen gue mikir, dia orang mana? kebangsaannya apa? dan sekarang mencari duit dimana? Kenapa orang selalu menjelek-jelekkan bangsanya sendiri tanpa melihat dalam dirinya bahwa dia orang INDONESIA bahwa KTP dia adalah KTP Indonesia. Kenapa kalo membanding bandingkan Indonesia dengan negara lain orang lebih memposisikan diri dia sebagai bangsa lain dan dengan sangat puas mentertawakan kebodohan-kebodohan bangsanya sendiri?

Dosen gue adalah salah satu potret bangsa Indonesia yang tidak bangga dengan bangsanya sendiri, dan meurut gue masih banyak lagi orang-orang Indonesia yang seperti itu walau gue akui terkadang gue juga seperti itu. Kenapa saat kuliah dosen tidak memberikan semangat nasionalisme seperti yang guru SD gue berikan waktu lagi pelajaran PKN (Pendidikan Kewarganegaraan) ? Dengan menjelek-jelekkan bangsanya sendiri apakah akan memberikan motivasi pada generasi mudah untuk berubah ke arah yang lebih baik? Gue rasa ngga akan. Dengan cara seperti itu orang-orang yang memiliki sedikit jiwa nasionalisme akan ikut terpengaruh untuk tidak mencintai bangsanya sendiri.

Mungkin cukup sekian postingan gue yang lagi mabok nasionalisme hehe maaf bila ada yang kurang berkenan. Terima Kasih😀

Love

PINK

Posted in: Uncategorized

8 thoughts on “Kebiasaan Merendahkan Bangsa Sendiri

  1. rafdi says:

    huaaaaaaaaaaaaaaaaa…..

    ayuk kita tingkatkan nasionalisme kita, jangan baca komik jepang ama nonton barbie mulu :p…

    heheheeheheh

  2. Fani Benz Wulandari says:

    bikin miris amat itu Dosen Negad..
    beliau cerminan warga Negara Indonesia yang kurang bangga sama Negaranya sendiri. Kasian banget sebenernya..! Mungkin perlu belajar Kewarganegaraan lagi beliau, biar lebih tumbuh nasionalismenya..atau beliau harus nunggu sampe 2020 dengan arahan dari Presidennya nanti yang keren!!! — (red : Presiden 2020 bernama Fani Benz Wulandari)
    hhahahaa😀

    • woroindryani says:

      iyaaa gw kan calon menteri Budaya dan Pariwisata RI 2020 yah boi kita bangun Indonesia yah minimal punya menara petron*s laa kek malay itu hehe😀

  3. Lia Lovaa says:

    Sungguh sangat disayangkan, seorang dosen yang berpendidikan tinggi bisa-bisanya merendahkan negeri sendiri, memangnya dia tinggal dan hidup dimana??, dosen tolol ya hehe..Salam kenal, yuk..mampir balik ketempat ku ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s